#one
Dengan semangat baru aku melalui hidup ini tiada terasa hari berlalu begitu saja dan tanpa aku sadari sekarang suda pergantian hari lagi, pagi-pagi aku langsung bangun dari lelap tidurku ketika mendengar lantunan suara Al-Qur’an yang mendayu-dayu terdengar dari Masjid Al-Munawwarah menjadikan aku terbangun. Seketika itu juga aku terbangaun dan lansung menuju kamar mandi untuk membersiihkan badan dari bekas-bekas tidurku kemudian ku ambil air ku siramkan melalui kedua tangan ku subhanallah betapa nikmatnya terkena air tersebut, dengan itu aku lansung mengambil air wudu untuk melaksana shalat Tahjut di lanjutkan dengan sholat witir.
Dengan semangat baru aku melalui hidup ini tiada terasa hari berlalu begitu saja dan tanpa aku sadari sekarang suda pergantian hari lagi, pagi-pagi aku langsung bangun dari lelap tidurku ketika mendengar lantunan suara Al-Qur’an yang mendayu-dayu terdengar dari Masjid Al-Munawwarah menjadikan aku terbangun. Seketika itu juga aku terbangaun dan lansung menuju kamar mandi untuk membersiihkan badan dari bekas-bekas tidurku kemudian ku ambil air ku siramkan melalui kedua tangan ku subhanallah betapa nikmatnya terkena air tersebut, dengan itu aku lansung mengambil air wudu untuk melaksana shalat Tahjut di lanjutkan dengan sholat witir.
Tidak lama kemudian terdengar lantunan suara
azan yang menghiasi langit dan bumi yang saling bersahutan di setiap penjuru
kota. Sehingga membuat orang-orang yang beriman terbangun dan tergerak hati
mereka untuk menunaikan kewajiban mereka yakni sholat subuh sejara berjama’ah.
Aku pun mengakhiri sholat lansung menuju kebawah sambil mendengarkan sang
muadzin melantunkan suara merdunya untuk melaksanakan sholat subuh berjama’ah.
Aku lihat sudah banyak orang-orang yang datang
ke Masjid mereka mengharapkan ampunan dosa dari Tuhan-Nya, betapa semangatnya
orang-orang untuk beribadah kepada Allah. Dengan mata yang masih ada
bekas-bekas tidurnya serta mengorbankan rasa kantuk untuk menuju ampunana dari
Allah, mereka itulah salah satu cirri-ciri orang-orang yang beriman.
Selesai sudah seorang muadzin mengumandangkan
azan seketika itu juga aku melihat banyak orang yang mengangkat tangan dan
mulut mereka sambil kumat kamit membaca do’a selesai azan ketika itu juga tampa
diperintahakn orang-orang lasung menganngkat tanga mereka untuk melaksanaka
sholat sunnah kobliyah subu.
Selesainya orang melaksanakan sholat sebelum
subuh terdengarlah dari pojok kiri ada seorang bapak-bapak yang melantukan
suaranya mengumandangkan Iqamah sebagai tanda akan dilaksanakannya sholat
subuh, aku pun maju kedepan untuk memimpin orang-orang melaksanakan sholat
subuh seranya berniat dan bertakbir ratuihram dengan melantukan bacaan
Al-Fatihah dan membaca Al-Qur’an.
Selesainya dari melaksanakan sholat subuh
berzikir sejenak untuk mengagungkan asma’-asama’ Allah SWT, dengan memanjatkan
rasa syukurku karena masih diberi kesehatan dan kenikmatan yang tiada tara dan
tandingannya, ku lihat semua orang dengan khusu’nya mereka berdo’a serta
memohon ampun kepada Allah atas perbuatan mereka, ada yang sambil mengangkan
tangan mereka, ada yang diam saja bahkan ada yang hanya komat-kamit mulut
mereka.
Akupun beranjak pergi dari tempat sholat tadi
lansung menuju kamar yang aku tinggali yang berada dilantai dua Masjid
Al-Munawwarah, seperti biasa aku melakukan aktivitas yaitu menghafal
Al-Qur’an serta membaca buku sebagai
penambah wawasan ku. Tidak terasa waktu berlalu begitu cepat, matahari pun
mulai menampakan dirinya sebagai tanda di mulainya pagi hari.
Aku lihat diluar semua orang sibuk dengan
dagangannya, aktivitasnya masing-masing, ada yang pergi ke pasar, bekerja,
sekolah bahkan ada yang tetap masih nongkrong di rumahnya dia bingung ingin
buat apa, selesai semua melakukan aktivitas aku pun beristirahat untuk
menenangkan pikiran dengan tidur sebentar setelah melakukan banyak aktivitas
keseharian ku, tidak terasa pak Ace yaitu salah seorang petugas Masjid Al-Munawwarah
menyalakan ampli masjid tanda masuknya sholat dzuhur, aku pun terbangunh dari
tidur ku lansung menuju kamar mandi untuk mengambil air wudu dan melaksanakan
kewajiban ku sebagai seorang muslim.
Selesai melaksanakan sholat dzuhur akupun
tergesa-gesa untuk pergi ke Roxi salah satu tempat penjualan HP, karena HP yang
aku pegang sekarang bermasalah dan rusak sekalian juga aku membawa HP temanku
yang juga HPnya bermasalha, tidak beberapa lama aku pun [un kelauar dari tempat
dimana aku tinggala dan pergi menuju Roxi, tidak beberapa lama aku mlansung
menuju mobil yang bertuliskan 93 yang tujuannya Tanah Abang Roxi.
Sesampainya di Roxi aku lansung menuju conter
HP yang mau menyerpis HP ku, aku lihat semua orang sibuk dengan macam-macam
pekerjaan mereka, ada yang promosi tentang HP baru, ada pula yang melihat-lihat
saja, banyak lagi kejadian-kejadian aneh yang aku temuakan.
Nah ku temukanlah sevis HP yang ingin aku tuju,
dengan konsentrasi abang itu memperbaiki HP orang-orang yang rusak, dan tanpa
mengenal rasa putus asa dia menikmati pekerjaan yang dilakukannya. Aku pun
bertanya dengan abang tersebut tentang keluhan HP ku yang rusak itu dia pun
merespon tentang apa yang aku katakana, lansung ku berikan HP ku, di lihatnya
dengan seksama lansung dibukanya apkah kerusakannya.
Dengan susah payah abang itu melihat apa
kerusakan HP ku dan dilanjutkannya terus untuk melihat apakah kerusakannya tapi
saying dengan tidak enak dia mengatakan mengatakan meyerah soal HP yang ku
punya itu terlalu banyak kerusakannya sehingga tidak mudah untuk
memperbaikinya, abang tiu pun berkata ngak bias lagi bro terlalu banyak
kerusakannya, katanya juga ditinggal saja ntar dibenarin, aku pun angkat bicara
ngak usah bang di musiumin ja HPnya sebagai kenang-kenangan, aku pun beranjak
pergi dari tempat bengkel HP itu lansung menuju jalan untuk pulang ke tempat
tinggalku dengan naik mobil yang aku tumpangi waktu pergi ke Roxi.
#twoSesampainya di tempat tinggal aku pujn menghembuskan nafas, membaringkan badan ku menghilangkan kecapeanku lansung menelepon calon istri ku yang tercinta ketika aku mendengar suaranya yang terdengar lewat HP ku itu terasa tergugah hidup ini,
KISAH KASIH TERCINTA
Pada suatu hari ketika ku melihat
sosok seorang wanita yang amat menyenangkan hati untuk dilihat dengan pakaian
yang rapi membuat semua orang kagum untuk memandangnya. Hari itu aku amat
gembira dan bangga karena masih ada seorang wanita yang menjaga dirinya dengan
berpakain yang menutup aurat yang sesuai diperintahkan oleh syari’at Islam.
Hari-hari pun berlalu tanpa aku
sadari sehingga aku kenal dengan sosok wanita yang aku kagumi tadi membuat hati
ini suka dan ingin memilikinya. Pada suatu ketika ada seorang teman ku meminjam
HP dan aku tidak tahu untuk apakah dia menggunakan HP ku tersebut, apa yang
terjadi
and i know, more than know..
NOT ME..
that i never in your heart..
mengapa selalu ada seribu satu hati untuk memaafkan dan mencintaimu??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar